Membuat Foto Produk Secara Sederhana

Hasil foto produk yang baik dapat memperlancar bisnis Anda dalam jual beli online. Karena barang tidak dapat dilihat secara langsung dan dipegang oleh konsumen. Sebagai alternatif, penjual harus memperbanyak tampilan foto produk, dan menceritakan dengan detail produk yang hendak dijualnya. Sehingga konsumen merasa yakin akan kondisi produk yang kita pasarkan.

Peralatan yang dipergunakan, untuk membuat foto produk secara sederhana.

Untuk membuat foto produk pada umumnya dibutuhkan perlengkapan yang lengkap dan bisa dipastikan merogoh kocek yang tidak sedikit, untuk bisa mendatangkan perlengkapan lighting yang mumpuni dan profesional. Tidak usah berkecil hati. Kali ini mari kita berbagi pengalaman, bahwa membuat foto produk tidak harus menggunakan perlengkapan fotografi yang selalu lengkap dan tebilang mahal. Hanya butuh keberanian dan cabut perlengkapan sana-sini supaya terlihat lebih menarik. Dan mari kita mulai saja!


Alat dan bahan:



1.  Kamera. Di proses ini saya menggunakan kamera Canon Eos 450D, dengan lensa kit 18-55 mm. Pada umumnya kamera dslr tidak menjadi patokan khusus untuk proses kali ini, Anda dapat juga memakai kamera pocket, atau kamera seluler yang mempunyai kemampuan kamera minimal sebesar 5 MP.

2.  Eksternal Flash. Pada proses ini, saya menggunakan Canon Speedlite 430EX II dengan mode ETTL. Untuk menggantikannya dapat juga Anda menggunakan lampu belajar, atau lampu LED.

3.   Kertas karton, kain putih, atau kertas gambar. Bahan tersebut untuk menggantikan mini studio yang biasa fotografer profesional pergunakan untuk foto produk. Saya membuat mini room/mini studio berbentuk persegi menggunakan tiga bahan tersebut.

4.   Produk (obyek foto). Pada proses kali ini, saya menggunakan botol tinta dan kardus dari Snowman tinta white board. Sebagai tambahan lain, saya memberi beberapa klip kertas dan pernak-pernik lain supaya obyek terlihat lebih bervariatif.

Selanjutnya, kita siapkan mini studio/mini room (panggung) untuk obyek produk yang akan kita ambil. Berhubung obyek produk yang saya foto kali ini tidak terlalu besar, saya cukup membuat kotak (persegi) melalui buku yang terlapisi kertas berwarna putih.

Kemudian saya letakkan lampu belajar dengan daya 10 watt di sisi kiri dari mini studio kotak itu, untuk memberikan efek pencahayaan tambahan saja. Oya, untuk menggantikan tripod saya menggunakan meja dan bantalan kipas yang biasanya dipakai untuk laptop. Perlu diingat untuk mengurangi efek guncangan dari pengambilan gambar, sebaiknya kita mempergunakan mode self-timer/remote control pada kamera.

Obyek dilihat dari dekat.
Obyek dilihat dari jauh, dan skema pengambilan gambar.

Setelah mini studio untuk obyek dan tata letak kamera siap. Silahkan membidik obyek sesuai keinginan Anda! 

Pada proses ini, saya memakai Shutter Speed 1/10 s, dan Lens Aperture 4.0, untuk ISO Speed saya menggunakan ISO-400. Sedangkan untuk Metering Mode menggunakan Pattern, Exposure Program Shutter Priority , Exposure Compensation -1 step dan Focal Lenght pada 24 mm. Untuk eksternal Flash saya sengaja memasang mode ETTL, sehingga cahaya yang dikeluarkan menyesuaikan dengan focal lenght lensa. Berikut hasil dari pengambilannya,
Hasil gambar yang telah diambil.

Mungkin Anda dapat mengulanginya beberapa kali untuk mendapatkan komposisi dalam pengambilan gambar yang sesuai dengan kebutuhan. Disarankan untuk tetap menggunakan mode self-timer/remote control dalam pengambilan gambar untuk mengurangi efek guncangan pada kamera Anda. Cobalah meng-eksplore dengan memberi sentuhan lain menggunakan permukaan buku yang berwarna lain, seperti mendekatkan pada kotak mini studio dengan buku dengan sampul berwarna kuning atau merah. Perhatikan perubahan-perubahan dan detail yang berubah, Anda akan semakin bersemangat untuk mencobanya berulang-ulang. Atau bisa juga mengganti obyek lain seperti permen atau pernak-pernik lain kesayangan Anda.

Setelah dirasa cukup dalam mengambil beberapa frame untuk foto produk yang Anda inginkan, jika Anda kurang puas untuk bermain-main dalam memberi sentuhan untuk foto Anda, silahkan membuka dan merapikannya di Adobe Photoshop. Saya juga telah sedikit memberi sentuhan untuk foto yang saya ambil menggunakan beberapa filter tools yang telah tersedia. Mengoreksi kecerahan dan ketajaman gambar mungkin tidak buruk untuk dilakukan supaya gambar terlihat lebih menarik lagi.

Hasil gambar produk yang telah diedit.
Oke, Selamat mencoba, Semoga Bermanfaat!




0 komentar:

Posting Komentar

Pasang Iklanmu di sini